Kamis, 24 Februari 2011

Biosfer dan Makhluk Hidup

Kata biosfer diambil dari kata bio yang berarti kehidupan dan sphere yang berarti lapisan. Jadi, biosfer adalah lapisan tempat tinggal makhluk hidup. Biosfer meliputi lapisan litosfer (darat), hidrosfer (air), dan atmosfer (udara).


Setelah bola bumi mengalami pendinginan dan terbentuknya benua,danau,sungai, serta lautan pada kira-kira 2.250 juta tahun lalu, terbentuklah wahana bakal biosfer, yaitu suatu tempat tinggal makhluk hidup melangsungkan kehidupannya. Dalam kehidupan makhluk hidup terbentuk sistem hubungan antar makhluk hidup tersebut dengan materi dan energi yang mengalilinginya. Tempat dan sistem itulah yang disebut biosfer.


Biosfer merupakan sistem kehidupan yang paling besar karena terdiri atas gabungan ekosistem yang ada di planet bumi. Untuk mengurangi adanya kebakaran dan pembukaan hutan untuk pemukiman, dibuatlah cagar biosfer. Cagar biosfer merupakan suatu tempat yang dapat digunakan untuk menilai perubahan-perubahan yang dibuat manusia dan arah perubahan lingkungan.


Pembuatan cagar biosfer bertujuan sebagai berikut :
  1. Melestarikan keragaman komunitas kehidupan dan ekosistem alam
  2. Menyediakan daerah penelitian ekologi dan lingkungan, baik di dalam maupun diluar cagar biosfer
  3. Menyediakan sarana dan prasarana untuk pendidikan dan latihan
Menurut Mskoeri Jasin, suatu benda dinyatakan sebagai makhluk hidup jika memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  1. Melakukan metabolisme (pertukaran zat)
  2. Tumbuh, artinya bertambah besar karena pertambahan dari alam dan bergerak
  3. melakukan Reproduksi (berkembang biak)
  4. Memiliki iritabilitas atau kepekaan terhadap rangsangan dan memberikan reaksi terhadap rangsangan
  5. Mampu mengadakan adaptasi terhadap lingkungan
Maskeori Jasin melanjutkan bahwa sebelum makhluk hidup muncul di permukaan bumi, yang ada hanya bakal biosfer, yaitu lingkungan fisik saja. Ada beberapa teori yang menyatakan darimana mulai munculnya makhluk hidup, yaitu :
  1. Teori Cosmozoa, yaitu makhluk hidup di bumi dari bagian lain alam semesta ini.
  2. Teori Pfluger, yaitu makhluk hidup berasal dari materi yang sangat panas, kemudian bahan itu mengandung karbon dan nitrogen serta terbentuk senyawa cyanogen (CN).
  3. Teori Moore, yaitu makhluk hidup dapat muncul dari kondisi yang cocok dari bahan organik pada saat bumi mengalami pendinginan memlalui suatu proses yang kompleks dalam larutan yang labil.
  4. Teori Allen, yaitu pada saat keadaan fisi bumi ini seperti keadaan sekarang, beberapa reaksi terjadi, yaitu energi yang datang dari sinar matahari diserap oleh zat besi yang lembab dan menimbulkan pengaturan atom dari materi-materi.
  5. Teori Transendental, atau dari ciptaan yang merupakan jawaban secara relligi bahwa benda hidup diciptakan oleh super nature atau tuhan yang maha kiasa diluar jangkauan sains.
Tetapi salah satu dari ahli ilmu alamiah, yaitu Aristoteles berpendapat bahwa benda-benda hidup itu mungkin dapat timbul dari benda mati. Seperti contoh, cacing berasal dari lumpur, ulat berasal dari daging yang membusuk, tikus berasal dari pakaian-pakaian bekas yang tersimpan lama. Pendapat tersebut disebut abiogenesis atau generatio spontanea. Dan Jasin pun menerima secara luas tentang pendapat tersebut.

Dikutip dari : buku Ilmu Budaya Dasar ( Drs.Herabudin, M.Pd.)

1 komentar:

Nur Prasetiyo (Zutonx Blog) mengatakan...

Ijin sedot gambarnya gan....sekalian blog walking..and salam blogger..

Poskan Komentar